Link Ulangan Harian Online Mapel SKI dan Al-Qur’an Hadits Kelas X dan XI Tahun Pelajaran 2019/2020

PETUNJUK PENGERJAAN ULANGAN HARIAN ONLINE

KELAS X & XI MAPEL SKI & AL-QUR’AN HADITS

MAN 1 PATI TAHUN PELAJARAN 2019/2020

*****

  1. Ulangan Harian Online dilaksanakan pada hari Minggu, 15 September 2019.
  2. Soal Ulangan Harian Online bisa diakses pada link-link di bawah ini.
  3. Pilih soal Ulangan Harian Online sesuai mata pelajaran dan isi identitas dengan lengkap (nama tidak boleh disingkat).
  4. Tidak diperbolehkan mengerjakan ulangan lebih dari satu kali, apabila mengerjakan lebih dari satu kali yang dipakai adalah pengerjaan yang pertama.
  5. Selamat mengerjakan, semoga sukses.

*****

Guru Mata Pelajaran,

ttd

Abdul Ghofur, S.Pd.I.

*****

SOAL ULANGAN HARIAN ONLINE MAPEL SKI KELAS X BAB I

“Peradaban Bangsa Arab Sebelum Islam”

Link sebagai berikut: https://forms.gle/XFVRxmPBnj3zz95y9

*****

SOAL ULANGAN HARIAN ONLINE MAPEL SKI KELAS XI BAB II

“Khalifah-khalifah yang Terkenal dan Kebijakan Pemerintahan Bani Umayyah I”

Link sebagai berikut: https://forms.gle/suBXTynieSjfWhJa7

*****

SOAL ULANGAN HARIAN ONLINE MAPEL AL-QUR’AN HADITS KELAS XI BAB I

“Hidup Berkah dengan Menghormati dan Mematuhi Orang Tua dan Guru”

Link sebagai berikut: https://forms.gle/oK8smXVd6zQCAwre6

*****

SOAL ULANGAN HARIAN ONLINE MAPEL AL-QUR’AN HADITS KELAS XI BAB II

“Hidup Lebih Damai dengan Mujahadatun-Nafs, Husnuz-Zann, dan Ukhuwah

Link sebagai berikut: https://forms.gle/bxbfYpocu9ehGD5g8

*****

SELAMAT MENGERJAKAN, SEMOGA SUKSES!!!

Iklan

The Power of Tutorial Sebaya

Oleh: Abdul Ghofur

DrZFuXcVsAI5dkG

Berswafoto dengan rekan seperjuangan sebelum SKD di GOR Patriot Semarang (07/11/2018).

Rekruitmen CPNS 2018 merupakan hal yang sangat ditunggu dan dinanti masyarakat Indonesia. Informasi pembukaaan 238.015 formasi CPNS di instansi pusat dan daerah seakan menjadi lentera yang bercahaya di tengah gelap gulitanya malam. Sejak resmi dibukanya pendaftaran CPNS 2018 pada tanggal 26 September 2018 lalu, server sscn.bkn.go.id sempat down, hal tersebut sebagai salah satu indikator antusiasme tinggi masyarakat.

Banyak yang terpesona dengan besarnya peluang tersebut, namun alpa untuk menyiapkan diri sebaik-baiknya. Bahkan, sebagian sudah harus gugur berjatuhan di tahap pertama, seleksi administrasi, bisa dikatakan gugur sebelum berperang. Belum lagi tahap selanjutnya di Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang tidak hanya membutuhkan kecerdasan dan kemampuan yang mumpuni semata, tetapi juga strategi dan manajemen waktu.

Oleh karena itu, melihat prediksi betapa ketatnya persaingan pada CPNS 2018 nanti, saya Abdul Ghofur berinisiasi untuk mengadakan tutor sebaya bersama rekan satu pondokan (kos-kosan) di Pondokan An-Nuur, Giringan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah guna suksesi pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018. Melalui tulisan sederhana ini, perkenankanlah saya sedikit berbagi cerita tentang metode tutor sebaya tersebut.

Tutor sebaya pada hakikatnya merupakan metode pembelajaran dengan melibatkan teman sebaya yang lebih pandai untuk menjelaskan suatu materi tertentu. Kuswaya Wihardit dalam Aria Djalil (1997: 38) mengartikan tutor sebaya adalah seorang siswa pandai yang membantu belajar siswa lainnya dalam tingkat kelas yang sama.

Hisyam Zaini dalam Amin Suyitno (2004: 24) menyatakan bahwa metode belajar yang paling baik adalah dengan mengajarkan kepada orang lain. Oleh karena itu, pemilihan model pembelajaran tutor sebaya sebagai strategi pembelajaran akan sangat membantu siswa di dalam mengajarkan materi kepada teman-temannya.

Pondokan An-Nuur dihuni sekitar sepuluh orang yang terdiri dari mahasiswa semester akhir dan fresh-graduate. Melalui kegiatan tutor sebaya masing-masing tutor menyampaikan materi tertentu sesuai materi SKD, meliputi Tes Intelegensia Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sesuai jadwal yang telah dibuat. Adapun gambaran jadwalnya sebagai berikut:

JADWAL TUTORIAL

Jadwal Tutorial Persiapan Tes CPNS Tahun 2018 Pondokan An-Nuur Giringan Kartasura.

Dari tabel di atas diketahui tutorial dilaksanakan setiap hari Senin sampai Jumat, adapun pelaksanaannya setelah salat maghrib sampai sekitar pukul 20.00 WIB, sesuai tingkat kesulitan materi yang dipelajari. Tutorial diagendakan selesai sekitar 2 bulan sampai dengan munculnya jadwal SKD.

Teknis pelaksanaannya, setiap tutor diwajibkan menyiapkan dan menyampaikan materi tertentu dalam bentuk soal-soal untuk dibahas bersama. Pada setiap jenis materi, tutor berkoordinasi tentang sub-materi yang akan disampaikan, sehingga antar tutor tidak sama. Misalnya pada materi TIU dibuat kesepakatan tentang siapa yang akan memberikan materi antonim, sinonim, logika matematika, aritmetika sosial, dan seterusnya. Hal tersebut berlaku pula pada materi TWK dan TKP.

Kegiatan tutorial berjalan dengan santai dan tidak spaneng (terlalu serius), masing-masing saling memberikan umpan balik dan penyempurnaan jawaban, iklim kesan menggurui berusaha dihilangkan semaksimal mungkin. Sehingga tercipta suasana yang kondusif dan menyenangkan dalam belajar. Apabila ada materi yang sulit dan tidak terpecahkan, maka akan disimpan dulu dan dibahas pada pertemuan berikutnya apabila sudah ditemukan jawabannya.

Alhamdulillah, melalui metode tutorial sebaya, 2 orang penghuni pondokan An-Nuur lolos menjadi CPNS Tahun Anggaran 2018. Saya diterima menjadi CPNS pada formasi Guru Sejarah Kebudayaan Islam Kanwil Kemenag Jawa Tengah dengan kategori P1/L dan rekan saya Fajar Nugroho Hariyanto diterima pada formasi Guru Pendidikan Agama Islam dengan kategori P2/L pada Pemkot Surakarta.

Demikian sedikit celoteh saya tentang suksesi CPNS 2018. Semoga menginspirasi dan memotivasi teman-teman dan rekan-rekan yang lain untuk sukses CPNS 2019 atau di tahun-tahun selanjutnya. Tidak ada sesuatu yang instan, sehingga untuk menuju ASN perlu diikhtiari dan diperjuangkan dengan tekun dan sungguh-sungguh. Selamat Berjuang!

***

Kartasura, 16 Februari 2019

Materi SKI Kelas X-XI dan Al-Qur’an Hadis Kelas XI Semester Gasal untuk Madrasah Aliyah

SKI KELAS X

BAB I PERADABAN BANGSA ARAB SEBELUM ISLAM

  1. Peradaban Bangsa Arab Sebelum Islam.
  2. Keadaan Sosial Masyarakat Quraisy Sebelum Islam. (Kelompok 1: 1-4)

BAB II PERKEMBANGAN DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW PERIODE MAKKAH

  1. Sejarah Dakwah Rasulullah SAW pada Periode Islam di Makkah. (Kelompok 2: 5-8)
  2. Substansi dan Strategi Dakwah Rasulullah SAW pada Periode Makkah;
  3. Dakwah Secara Terang-Terangan, Hijrah ke Habsyi (Abesinia), Hamzah dan Umar Masuk Islam. (Kelompok 3: 9-12)
  4. Tahun Duka Cita (Ammul Huzni), Nabi Muhammad Saw Hijrah ke Thaif, Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw (Pengertian, Tamsil, Hikmah). (Kelompok 4: 12-16)
  5. Perbandingan Kerasulan Nabi Muhammad SAW dengan Rasul-Rasul Sebelumnya dan Kesulitan-Kesulitan yang Dihadapi Rasulullah SAW Ketika Berdakwah di Makkah. (Kelompok 5: 17-20)

BAB III PERKEMBANGAN DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW PERIODE MADINAH

  1. Faktor-Faktor Penyebab Hijrah Rasulullah SAW ke Madinah. (Kelompok 6: 21-24)
  2. Substansi dan Strategi Dakwah Rasulullah SAW pada Periode Madinah. (Kelompok 7: 25-28)
  3. Kebijakan Pemerintahan Rasulullah SAW pada Periode Islam di Madinah. (Kelompok 8: 29-32)
  4. Keberhasilan Rasulullah SAW dalam Perang Badar. (Kelompok 9: 33-36)
  5. Faktor-Faktor Keberhasilan Fathul Makkah Tahun 9 Hijriyah. (Kelompok 10: 37-40)

*****

SKI KELAS XI

BAB I PROSES LAHIR DAN FASE-FASE PEMERINTAHAN BANI UMAYYAH I

  1. Silsilah dan Proses Lahirnya Bani Umayyah I.
  2. Fase-Fase Pemerintahan Bani Umayyah I. (Kelompok 1: 1-4)

BAB II KHALIFAH-KHALIFAH YANG TERKENAL DAN KEBIJAKAN PEMERINTAHAN BANI UMAYYAH I

  1. Empat Belas (14) Khalifah dan Khalifah-Khalifah Bani Umayyah yang Terkenal. (Kelompok 2: 5-8)
  2. Kebijakan-Kebijakan Pemerintahan Bani Umayyah I. (Kelompok 3: 9-12)

BAB III PERKEMBANGAN PERADABAN BANI UMAYYAH I

  1. Proses Kodifikasi Hadis Masa Khalifah Umar Bin Abdul Aziz. (Kelompok 4: 13-16)
  2. Peradaban yang Tumbuh pada Masa Bani Umayyah I (Perkembangan Ilmu Pengetahuan). (Kelompok 5: 17-20)
  3. Peradaban yang Tumbuh pada Masa Bani Umayyah I (Membentuk dan Menyempurnakan Departemen-Departemen Pemerintahan). (Kelompok 6: 21-24)

BAB IV MASA KELEMAHAN SAMPAI RUNTUHNYA BANI UMAYYAH I

  1. Faktor-Faktor Penyebab Mundurnya Bani Umayyah I. (Kelompok 7: 25-28)
  2. Faktor-Faktor Pemicu Munculnya Pemberontakan. (Kelompok 8: 29-32)
  3. Kelebihan dan Kekurangan Bani Umayyah I. (Kelompok 9: 33-36)
  4. Proses Runtuhnya Bani Umayyah I. (Kelompok 10: 37-40)

*****

AL-QUR’AN HADIS KELAS XI

BAB I HIDUP BERKAH DENGAN MENGHORMATI DAN MEMATUHI ORANG TUA DAN GURU

  1. Memahami QS. Al-Isra’ (17): 23-24.
  2. Memahami QS. Luqman (31): 13-17. (Kelompok 1: 1-4)
  3. Memahami Hadis Nabi Tentang Hormat dan Patuh Kepada Orang Tua dan Guru. (Kelompok 2: 5-8)

BAB II HIDUP LEBIH DAMAI DENGAN MUJAHADATUN-NAFS, HUSNUZ-ZANN, DAN UKHUWAH

  1. Memahami QS. Al-Anfal (8): 72. (Kelompok 3: 9-12)
  2. Memahami QS. Al-Hujurat (49): 12. (Kelompok 4: 13-16)
  3. Memahami QS. Al-Hujurat (49): 10. (Kelompok 5: 17-20)
  4. Memahami Hadis Nabi Tentang Mujahadatun-Nafs, Husnuz-Zann, dan Ukhuwah. (Kelompok 6: 21-24)

BAB III HIDUP JADI TENANG DENGAN MENGHINDARI PERGAULAN BEBAS DAN PERBUATAN KEJI

  1. Memahami QS. Al-Isra’ (17): 32. (Kelompok 7: 25-28)
  2. Memahami QS. An-Nur (24): 2. (Kelompok 8: 29-32)
  3. Memahami Hadis Nabi Tentang Menghindarkan Diri Dari Pergaulan Bebas dan Perbuatan Keji. (Kelompok 9: 33-36)

BAB IV INDAHNYA HIDUPKU DENGAN MENJAGA TOLERANSI DAN ETIKA DALAM PERGAULAN

  1. Memahami QS. Al-Kafirun (109): 1-6. (Kelompok 10: 37-40)
  2. Memahami QS. Yunus (10): 40-41.
  3. Memahami QS. Al-Kahfi (18): 29.
  4. Memahami QS. Al-Hujurat (49): 10-13.
  5. Memahami Hadis Tentang Toleransi dan Etika Pergaulan.

BAB V HIDUP MENJADI LEBIH MUDAH DENGAN ILMU PENGETAHUAN

  1. Memahami QS. At-Taubah (9): 122.
  2. Memahami QS. Al-Mujadalah 58): 11.
  3. Memahami Hadis Nabi Tentang Kewajiban Menuntut Ilmu dan Menyampaikan Kepada Sesama.

*****

Assalamu’alaikum Wr. Wb.,

Untuk siswa/siswi MAN 1 Pati, Jawa Tengah, materi dan pembagian tugas kelompok (1), petunjuk pengerjaan (2), dan contoh format pengerjaan tugas kelompok (3), bisa didownload pada link di bawah ini ya:

MATERI DAN PEMBAGIAN TUGAS KELOMPOK – LENGKAP

MATERI DAN PEMBAGIAN TUGAS KELOMPOKK – 1

PETUNJUK PENGERJAAN – 2

CONTOH PENGERJAAN SKI DAN QH- 3

Selamat Mengerjakan, Semoga Sukses!!!

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

 

Membincang ASN Sebagai Agen Kontra Narasi Radikalisme

radical
Ilustrasi: metrosemarang.com

Ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah Tahun Anggaran 2018 memadati Aula Lantai III kantor setempat di Jalan Sisingamangaraja No. 5, Semarang (18/06). Pasalnya hari tersebut dilaksanakan kegiatan Pembekalan dan Penyerahan SK CPNS Tahap III di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah oleh Kakanwil Kemenag Jawa Tengah, Drs. H. Farhani, S.H., M.M.

Suatu kebanggan tersendiri penulis bisa menjadi bagian dalam kegiatan tersebut. Menarik bagi penulis untuk menyampaikan beberapa poin penting dalam sesi pembekalan. Farhani menyampaikan tentang hak dan kewajiban, serta tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama. Beliau juga memaparkan setidaknya CPNS harus memiliki empat pondasi dan dasar untuk nantinya menjadi ASN yang baik, benar, dan profesional.

Pertama, kompetensi yang baik. Para CPNS yang seluruhnya merupakan guru di madrasah negeri dalam naungan Kemenag, terdiri dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) perlu memiliki kompetensi seorang guru yang profesional. Yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.

Kompetensi pedagogik berkaitan dengan kemampuan dalam pengelolaan pembelajaran peserta didik. Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal pendidik yang mencerminkan kepribadian, mencakup unsur fisik maupun psikis. Kompetensi sosial berkaitan kemampuan guru sebagai bagian dari masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

Adapun kompetensi profesional erat kaitannya dengan kemampuan pendidik dalam penguasaan metode pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkan membimbing peserta didik dalam menguasai materi yang diajarkan sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan. Semua kompetensi tersebut harus dimiliki dan terpersonalisasi dalam diri dan jiwa seorang pendidik.

Kedua, memiliki wawasan dan paham kebangsaan yang kuat. Konteks ini mensyaratkan seorang CPNS harus sudah final berkaitan dengan ideologi dan paham kebangsaan yang harus terpatri dengan kokoh dan kuat dalam hati serta teraktualisasi dalam setiap tindakan. Hal ini erat kaitannya dengan pemahaman dan pelaksanaan empat pilar kebangsaan Indonesia yang dikenal dengan PBNU, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

Ketiga, terbebas dari paham dan sikap kebangsaan yang menyimpang. CPNS harus sudah selesai dengan ajaran dan paham radikalisme, intoleransi, atau bahkan terorisme. Sudah selesai di sini maksudnya adalah selesai dalam mempelajari dan mengkaji ajaran dan paham tersebut, sehingga ditarik suatu kesimpulan tidak layak dan tidak perlu dipropagandakan karena dapat merusak keamanan, ketertiban, dan kondusifitas masyarakat.

Pada poin inilah yang menjadi ketertarikan penulis, posisi CPNS yang selanjutnya akan menjadi PNS dan menjadi bagian ASN memiliki fungsi strategis sebagai bagian dari pelaku kontra narasi radikalisme dan paham menyimpang lainnya. Jadi ASN tidak hanya selesai dengan dirinya sendiri saja, namun mampu berandil membangun kontra narasi radikalisme mengimbangi tindakan pemerintah selama ini yang dianggap terlalu represif melalui aparat penegak hukumnya.

Kontra narasi radikalisme atau juga dikenal dengan istilah countering violent extremism (CVE) merupakan pendekatan untuk menangkal narasi kekerasan yang disebarluaskan kelompok-kelompok ekstremis (teroris). Fadli Rais dalam nu.or.id memaparkan ada tiga konsep kontra narasi yang bisa dibangun yaitu, pertama, konsep kontra narasi menggunakan framing ancaman terhadap kedamaian atau kerukunan lebih soft ketimbang menggerakkan banyak orang untuk melakukan perlawanan terhadap terorisme.

Kedua, mengedepankan dialog antarpihak. Narasi yang dibangun oleh pihak yang mendukung gerakan terorisme mengutamakan arus utama berupa parsialitas sebuah informasi. Ketiga, investasi gerakan kontra narasi di lapisan akar rumput. Bangsa kita yang memiliki segudang cara untuk melakukan adaptasi terhadap perkembangan tanpa menghilangkan nilai budaya setempat.

Adapun menurut Muhammad Abdullah Darraz, Direktur Eksekutif Maarif Institute, sebagaimana dikutip nasional.kompas.com menyatakan salah satu langkah konkret kontra narasi radikalisme adalah melalui pendidikan di berbagai tingkatan. Darraz meyakini pendidikan menjadi kunci untuk mencegah radikalisme. Misalnya, lembaga pendidikan harus membangun daya kritis generasi muda dalam mencerna informasi di dunia maya. Sebab, paham radikalisme juga disusupi lewat dunia siber, seperti ajakan melakukan hijrah ke Irak dan Suriah yang mengatasnamakan agama.

Maka dari itu, para ASN utamanya guru di lingkungan pendidikan menemukan fungsi strategisnya dalam menyerukan kontra narasi radikalisme. Melalui pembelajaran dan pendidikan di sekolah/madrasah, guru dapat menyisipkan kontra narasi tersebut, bahwa tindakan kekerasan apa pun alasannya tidak dibenarkan oleh agama dan mencederai nilai-nilai universal kemanusiaan.

Guru juga perlu mengintenskan pendidikan karakter yang berkelanjutan, yang mengenalkan dan mengimplementasikan tentang nilai-nilai kemanusiaan, kebebasan, toleransi, kerja sama, kesetaraan, solidaritas, dan lainnya baik dalam kerangka politik, ekonomi, juga budaya. Tentu tujuan utamanya mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang demokratis dan berkeadilan, dalam arti memerdekakan masyarakat dari kondisi-kondisi kekerasan. Pada intinya menjadikan ASN mampu menjadi agen yang mampu menjadi peredam dan penyejuk konflik di lingkungan masing-masing.

Keempat, memiliki integritas tinggi. Kata integritas dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia menunjuk pada arti sesuatu yang memiliki nilai tersendiri karena mutunya, yang karena mutu tersebut menempatkan ia menjadi sesuatu yang memiliki arti dan bernilai. Darinya muncul pesona keanggunan sekaligus kewibawaan dan terpancar sosok yang memiliki integritas. Nabi Muhammad saw. adalah sosok pribadi yang memiliki kepribadian yang paripurna dan integritas tinggi. Satunya kata dan perbuatan, memegang teguh nilai-nilai kebenaran adalah di antara indikasi beliau seorang yang memiliki integritas. Dalam konteks Kementerian Agama integritas secara sederhana dapat dimaknai keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar.

Demikian, empat pondasi dasar yang hendaknya dimiliki oleh seorang ASN. Namun, menurut hemat penulis, empat pondasi tersebut dapat diterapkan oleh siapa pun dan di mana pun, tanpa memandang pekerjaan, jenis kelamin, usia, dan lainnya. Apalagi berkenaan tentang penggalakkan kontra narasi radikalisme, merupakan kewajiban dan tanggung jawab semua warga negara Indonesia, demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang aman, tenteram, dan damai.

SK tahap3

***

Artikel ini terbit pertama kali pada situs artikula.id selengkapnya bisa dilihat di sini.

Tatag Teteg Tutug (Sambutan Wisudawan Terbaik Wisuda Ke XXI UNU Surakarta Tahun 2019)

D0LHi9_UUAEjX4R

Sambutan Abdul Ghofur, Wisudawan Terbaik pada Wisuda Ke XXI UNU Surakarta. (dok.pri)

السلآم عليكم ورحمة الله وبر كا ته

بسم الله الرحمن الرحيم  الحمد الله ربّ العالمين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين. سيّدنا وحبيبنا وشفيعنا محمّد و على أله وأصحابه أجمعين أمّ بعد.

Yth. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendis Kemenag RI yang diwakili oleh Bapak Dr. H. Mamat S. Burhanuddin, M.Ag.;

Yth. Walikota Surakarta;

Yth. Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah;

Yth. Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah;

Yth. Pejabat Sipil dan Militer;

Yth. Para Pimpinan PTN dan PTS;

Yth. Pengurus Yapertinus;

Yth. Rektor UNU Surakarta;

Yth. Direktur Pascasarjana UNU Surakarta;

Yth. Para Guru Besar dan Anggota Senat UNU Surakarta;

Yth. Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, Dosen, dan Staf UNU Surakarta;

Yth. Orang Tua/Wali wisudawan dan wisudawati, serta seluruh rekan seperjuangan yang kami cintai dan banggakan;

 

Puji syukur kehadirat Allah SWT., karena pada hari yang bersejarah ini kita masih diberi nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga kita dapat menghadiri acara wisuda UNU Surakarta  ke-21 Tahun 2019 tanpa halangan suatu apapun. Mudah-mudahan berkumpulnya kita dalam majelis ini merupakan salah satu amal kebaikan di sisi Allah SWT.

Selawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabiyullah Muhammad SAW yang senantiasa kita nantikan syafaatnya di Yaumul Qiyamah nanti.

Hadirin yang kami hormati,

Izinkanlah saya pada kesempatan yang berbahagia ini, mewakili seluruh wisudawan dan wisudawati memberikan sambutan.

Para winasis terdahulu telah memberikan petuah agar kita senantiasa menjadi pribadi yang mampu tatag, teteg, dan tutug. Tatag artinya memiliki niat dan rasa percaya diri yang tinggi, tidak sumelang (was-was) dan selalu siap menghadapi segala situasi dan kondisi. Teteg bermakna kokoh, tidak tergoyahkan, serta mampu bertahan dan berdiri tegak. Adapun tutug berarti sampai pada tujuan, selesai dengan tuntas dengan hasil yang memuaskan dan membanggakan.

Itu semua telah kita lalui dalam kebersamaan di UNU Surakarta. Diterima dan menjadi mahasiswa UNU Surakarta hingga menyelesaikan studi dan menjadi sarjana & magister adalah sebuah prestasi dan kesuksesan, wujud nyata pribadi yang berkarakter tatag, teteg, dan tutug. Selamat kepada rekan-rekan yang telah berhasil dan lulus menempa diri di kawah candradimuka UNU Surakarta.

Selama masa kuliah kita telah berusaha maksimal memberikan kontribusi kepada almamater tercinta. Kontribusi itu diberikan dengan jalan dan cara yang kita bisa dan mampu, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Kontribusi penuh semangat itu setidaknya dapat kita lakukan melalaui 3 landasan utama 3 C, yaitu: pertama, Cinta, rasa cinta dan bangga kepada almamater, sehingga layak dicintai dan dibanggakan. Kedua, Continyu, keinginan kuat untuk secara berkelanjutan membuat almamater menjadi lebih baik dan semakin lebih baik lagi. Ketiga, Contributive, adalah kesadaran bahwa pengalaman, ilmu, dan skill yang didapat selama kuliah nantinya akan sangat berperan dan berkontribusi dalam pencapain mimpi dan asa masa depan.

Rekan-rekan yang berbahagia,

UNU Surakarta pasti bangga, karena kita tidak hanya bisa menerima ilmu, skill, dan life experience darinya, tapi kita juga dapat memberi sesuatu kepada almamater yang telah mengajarkan kepada kita tentang jati diri, pengalaman, persahabatan, kedewasaan, mimpi, harapan, cita, dan cinta. Perjuangan demi membangun almamater juga tidak berhenti sampai disini, karena kemajuan almamater tidak akan pernah lepas dari kontribusi para alumninya. Itulah cinta, karena cinta akan memberi energi tanpa batas, seperti kata para pemuda yang sedang dilanda kasih, ketika cinta melekat, apapun serasa cokelat.

Dengan penuh kesadaran, kita tidak akan pernah bisa meraih itu semua dan sampai pada titik sekarang ini tanpa bantuan dari berbagai pihak.Pada kesempatan yang berbahagia ini kami segenap wisudawan/wisudawati mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua kami, atas segala cinta kasih dan didikannya. Juga terima kasih dan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada Pimpinan, Dosen, dan seluruh Civitas Akademika UNU Surakarta yang telah membantu dan memfasilitasi kami dalam mendalami keilmuan, mencari potensi diri, dan merancang agar potensi tersebut dapat berkembang sesuai dengan keberadaan kami sebagai insan akademis yang amanah untuk mengemban tugas dan kewajiban bagi agama, negara, dan masyarakat.

Rekan-rekan yang berbahagia,

Waktu berjalan dengan cepat, dan kini kita telah bertransformasi menjadi lulusan sarjana dan pascasarjana yang tidak hanya memiliki pengetahuan, namun memiliki semangat juang untuk mengemban misi dalam lingkungan masing-masing. Gelar yang kita sandang, semoga tidak membuat kita terlena akan tugas sebagai pengisi kemerdekaan dan membantu negara mewujudkan janji kemerdekaan, yakni kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Akhirnya, kami tidak mampu mengucapkan dengan kata-kata, kami tidak bisa membalas dengan nilai yang serupa, juga kami tidak mampu menorehkan kalimat yang menggambarkan ucapan terima kasih kami. Kami hanya mampu berdoa semoga Allah memberikan balasan atas dedikasi jajaran UNU Surakarta dengan balasan yang lebih baik.

Saya tutup sambutan dengan sebuah pantun: Buah anggur warnanya ungu, biar tak asam tambahkan madu, Jangan tanyakan apa yang diberikan UNU kepadamu, tanyakanlah apa yang telah engkau dedikasikan untuk UNU. Maknanya adalah selalu berikan yang terbaik untuk alamamater tercinta UNU Surakarta agar terus maju & berpacu menjadi universitas terbaik di Indonesia, bahkan menjadi world class university.

Akhirnya apabila terdapat kesalahan dalam tutur kata kami, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Terima kasih.

والله الموافق إلي أقوام الطريق

والسلآم عليكم ورحمة الله وبر كا ته

Surakarta, 23 Februari 2019

Wakil Wisudawan

   Abdul Ghofur, M.Pd.

D0LHjs3V4AAPU_i

Foto Bersama Wisudawan/wati Program Magister PAI UNU Surakarta. (dok.pri)

Materi Ke-JQH-an DIKLAT VII UKM JQH Al-Wustha IAIN Surakarta 2018

Oleh:

Abdul Ghofur

(Ketum UKM JQH Al-Wustha MK 2013-2014;

Ketua FORSA JQH Al-Wustha MK 2017-2022)

JQH 2018

Disampaikan dalam Pendidikan dan Pelatihan VII (DIKLAT VII)
UKM JQH Al-Wustha IAIN Surakarta Tahun 2018

“Nyelem Samudra, Mapak Dewa Ruchi”

Di Pondok Pesantren Nurul Jannah, Kragilan, Mojosongo, Boyolali
Boyolali, 5 Oktober 2018

Materi silahkan didownload di sini:

KE-JQH-AN (DIKLAT VII-upload)

Sertifikat Akreditasi Jurusan PAI dan IAIN Surakarta

Salam, sobat di manapun berada, sehubungan pelaksanaan rekruitmen CPNS 2018 yang menghegemoni semua kalangan, beberapa hari terakhir ini saya dihubungi utamanya via WA (WhatsApp), baik japri maupun di grup-grup berkenaan akreditasi jurusan PAI di IAIN Surakarta. Kita intip dulu alurnya sebagai berikut:

ALUR PENDAFTARAN CPNS 2018

So, di sini saya mau berbagi berkenaan akreditasi Jurusan PAI dan Institut IAIN Surakarta. Untuk Jurusan PAI baru terakreditasi mulai tahun 2008, jadi yang lulus di tahun 2008 ke belakang jangan bersedih ya, karena belum berkesempatan berpartisipasi di CPNS 2018 kali ini, tenang saja ya bro bumi Allah masih luas kok, sehingga silahkan bertebaran untuk mencari jalan rezeki yang lain, semangat! Sedangkan akreditasi kampus (baca: institut) baru ada mulai tahun 2015. Untuk penampakan sertifikatnya, yuk cekidot…

AKREDITASI PAI 2008-2013

AKREDITASI PAI 2013-2018

AKREDITASI PAI 2017-2022

AKREDITASI IAIN SURAKARTA 2015-2020

Adapun untuk jurusan lain (selain PAI) di lingkungan FITK IAIN Surakarta bisa langsung cek ya di situs resmi FITK IAIN Surakarta di sini ya, ingat! PNS bukan segalanya, dicoba saja sebagai ikhtiar jalan mencari rezeki-Nya, keterima alhamdulillah, ndak keterima enjoy-in aja lah, sekian semoga bermanfaat ya sob, selamat beriseng-iseng berhadiah, hehe.